Dapur Ummi Sehat - Day 1

Bismillah...

Assalamu'alaykum, pakabar bukibuk, pakbapak, handai taulan pembaca setia blog yang tak kunjung jelas kapan tayang redaksi terbarunya, hehehe...

Subhanallah... diantara heboh, khawatir dan gundahnya dunia diterpa virus covid -19. Cuma bisa ikhtiar untuk #diamdirumah, edukasi keluarga kecil tentang yang harus dilakukan disaat seperti ini, banyak berdo'a dan bertaubat. Semoga musibah dan cobaan ini segera berlalu, aamiin Allahumma aamiin..

Sekarang ini kelas Bunda Cekatan sudah masuk tahap kelas Kepompong. Dimana para ulat diminta puasa dari hal yg mengganggu proses menjadi kupu - kupu stantiq dan melakukan tantangan 30 hari melaksanakan perjalan mind map setelah puas mencari potluck alias bekal.


Postingan ini adalah catatan hari pertama berikhtiar menjalankan Mind Map dapur ummi sehat.


Walaupun belum semua anggota keluarga bisa ikut serta perjalanan ini. Paling tidak, ummi mencoba duluan. Inget slogan "For things to CHANGE, I must CHANGE First!". Hal ini sebenarnya sudah ummi mulai ketika di kelas ulat. Kak Izza dan Abi mulai tertular pola sarapan buah atau smooties. Sayangnya sepulang perjalan umroh, kondisi badan yang belum fit menjadi hambatan dalam persiapan bahan makanan. Pola makan juga jadi berubah selama umroh, MasyaAllah gak nahan gak makan briyani sama sawarma saban hari 🤪.

Sebagai acuan, ummi menggunakan bantuan aplikasi Fat Secret untuk menghitung kebutuhan kalori harian. Yang menjadi bahasan disini adalah kebutuhan kalori umi, yang saat ini membutuhkan 1700 kkal per hari. Ini juga dengan target weight loss pada aplikasi. Nah, setelah mengetahui sedang berbadan dua, ternyata kebutuhan kalori untuk trisemester pertama bertambah sekitar 180 kkal per hari untuk menunjang pertumbuhan janin dan plasenta. Sebelum nantinya menjadi bertambah 300 kkal per hari di kehamilan semester 2 dan 3.

Sarapan
- 1 buah alpukat plus madu 1 sdm
- ½ roti coklat (sisa bocah, hihihi)
- air putih hangat

Makan Siang :
- Ayam Cabe Hijau
- Sayur tumis kangkung plus sawi putih
- Risol 2 pc
* gak pake nasi

Makan Malam :
- nasi putih 100 gr
- ayam cabe hijau
- pepaya potong plus bumbu rujak tanpa kacang


Bahan makanan baik buah, protein dan sayur mayur sudah disiapkan sebelumnya. Ini juga menerapkan ilmu food preparation hasil sharing, belajar di kulwap dan pastinya pengalaman pribadi. Intinya kita terus berproses mencoba langkah food preparation yang cocok dengan kebutuhan keluarga.

Buah - buahan bisa kita bekukan per resep smooties. Misalkan dalam 1 kotak sudah ada potongan nanas, pisang, strawberi. jadi ketika akan diproses tinggal menambahkan sayur segar dan air kelapa atau air biasa.

Protein sudah pernah ummi bahas disini. Seringnya sepekan sekali ke pasar atau pesan ke warung terdekat. Sayur mayur 3 atau 4 hari sekali aja ke warung, agar fresh.

Proses memasak dan alat bantu masak masih pakai seadaanya dan sebisanya. InsyaAllah berproses yaa..

Baiqlah... demikian catatan day 1. Penilaian diri untuk hari ini adalah 2 point alias i'm satisfactory for my challenge myself. Semoga bertahan hingga 30 hari. Biar manteb jadi kupu - kupu cantik yang bisa menelurkan buku 30 hari hidup sehat dari dapur sendiri. Aamiin...


#tantangan30hari
#kelaskepompong
#bundacekatan
#institutibuprofesional






Komentar

Postingan populer dari blog ini

My vba2c story

Puasa Minggu ke-3

NHW Adab Menuntut Ilmu