NHW Belajar Menjadi Manager Keluarga Handal
Assalamualaykum..
Bismillah. Menjadi Manager Keluarga Handal, meningkatkan standar diri demi keluarga yang juga akan membuka pintu menemukan peran hidup diri sendiri serta mendampingi anak - anak menemukan peran hidupnya kelak. Inilah materi matrikulasi IIP yang keenam, meningkatkan standar diri dengan memperinci dan mempertegas aktivitas ibu sudah sesuaikah dengan goal.
Tiap materi seperti batu pijakan kokoh yang memantapkan hati agar terus memperbaiki diri, menemukan peran hidup sebelum membangun peradaban dari lingkaran terdekat, keluarga. Terdengar mudah, tapi terasa sekali menuntut konsistensi dalam menjalankannya. Jika dirasa terlalu berat hingga tak tercapai dalam jangka waktu yang ditargetkan, kita diperbolehkan "tarik nafas" memperbaiki langkah namun tetap berusaha mengarah ke goal yang dirancang.
Dalam #NHW_6 ini Ummi simpulkan para peserta matrikulasi diminta melengkapi #NHW_2 (checklist indikator sebagai perempuan profesional) dan #NHW_4 (milestone dalam mencapai misi hidup). Membuat jadwal aktivitas harian dengan memasukkan poin - poin pada #NWH_2 dan #NHW_4 agar tak sekedar menjadi rutinitas. Selain itu diminta pula menetukan aktivitas utama dan mencari celah tidak efekif di aktivitas harian yang sebenarnya kita sadari tidak penting yang akhirnya menghabiskan waktu.
Setelah mengevaluasi beberapa hari kebelakang, ummi simpulkan aktivitas harian yang penting :
- Beribadah, Ummi sedang berusaha bukan hanya ibadah wajib yang dilakukan tepat waktu tetapi juga merutinkan ibadah sunnah.
- Mendidik dan mengasuh anak, Ummi ingin membuat dan menjalankan kegiatan belajar yang menyenangkan agar anak - anak mencintai mencari ilmu.
- Meningkatkan kualitas diri, Ummi ingin selalu menyediakan waktu belajar, menggali potensi - potensi diri.
Sedangkan aktivitas paling tidak penting adalah :
- Berselancar di sosial media tanpa tujuan yang pasti
- Membaca obrolan grup WA terlalu detail
- Mengerjakan pekerjaan ulang yang sebenarnya telah didelegasikan
"Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda."
Seratus persen sepakat dengan pesan di materi kali ini. Waktu yang tersedia dalam setiap harinya, Ummi masih belum konsiten mengisi dengan aktivitas harian yang penting. Sering terlenakan dengan aktivitas tidak penting yang sebenarnya masalah pengendalian diri sepenuhnya ada pada diri ini. Sebenarnya to do list pun sudah dibuat, menjalankannya seringkali teralihkan dengan memegang telepon genggam. Ada beberapa tips yang didapat dari materi ini,
- Buatlah Kandang Waktu, mengumpulkan aktivitas rutin dalam satu waktu
- Patuhi cut off time, jika waktu dalam mengerjakan aktivitas yang ditargetkan telah habis maka segera berpindah ke aktivitas berikutnya
- Prinsip Lingkaran Karet, fleksibel dengan jadwal. Jika ada aktivitas tak terduga, tetap usahakan aktivitas utama menjadi prioritas namun jika ketika waktu sudah lengang kembali ke jadwal.
Jadwal Harian
Jadwal Rutin
|
04.00 – 08.30
|
Shalat
Mencuci
Masak
Berolahraga
Mandi
Mengurus suami dan anak
|
Jadwal Dinamis
|
08.30 – 11.00
|
Bermain & Belajardengan anak
|
Jadwal Rutin
|
11.00 – 13.00
|
Memberi makan anak
Shalat
Mengantar anak tidur siang
|
Jadwal Dinamis
|
13.00 - 17.00
|
Membaca buku
Menulis
Membuat bahan belajar dan bermain anak –
anak
Bermain & Belajardengan anak
|
Jadwal Rutin
|
17.00 – 20.30
|
Memandikan anak sore
Menyiapkan makan malam
Shalat berjamaah dengan anak – anak
Mengaji, mengulang hafalan
Membacakan buku cerita
Mengantar anak – anak tidur
|
Jadwal Dinamis
|
20.30 - 22.00
|
Membaca buku
Membuat bahan belajar dan bermain anak –
anak
|
Bismillah, semoga selama seminggu ini jadwal terlaksana dengan baik. Karena to do list yang telah ada sebelumnya tidak banyak berubah dari yang tertera diatas. Pengendalian diri terhadap menjalankan prioritas yang memegang kunci utama semua aktivitas dilaksanakan sesuai jadwal.
#NHW_6
#BelajarMenjadiManagerKeluargaHandal
#KelasMatrikulasiIIPBatch5
Komentar